Tampilkan postingan dengan label bijaksana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bijaksana. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Februari 2019

7 MACAM TEMAN


Doc Mejid At-Taqwa


Dari 7 macam teman, Teman manakan yang akan memberikan syafaat untuk mebantu kita masuk surga ??



1. Ta'arufan (تعروفا), yaitu teman kenal secara kebetulan, seperti bertemu di kereta, halte bis, cafe dll

2. Ta'ariihan (تعريحا),
yaitu teman karena faktor sejarah, seperti teman sekampung, sekost, se'almamater dll.

3. Ahammiyatan (احمياتا)
yaitu teman karena kepentingan (teman bisnis, politik, dll)

4. Faarihan (فاريحا),
yaitu teman karena sehobby (hobby motor, nyanyi, futsal dll.)

5. Amalan (املا),
 yaitu teman karena profesi, seperti dokter, guru dll.

6. 'Aduwwan (عدوا),
yaitu teman yg terlihat seperti baik, tp sebenarnya penuh kekebencian..

7. Hubban_Iimaanan (حبا للايمان) 
yaitu teman yg suka MENGINGATKAN-mu serta MENGAJAK-mu selalu KE JALAN الله SWT.

Dari ke 7 macam teman ini, no. 1-6 akan sirna di akhirat, & yg tersisa hanya teman no. 7.

namun teman no.7 ini selalu dipandang sebelah mata, selain dinilai sok alim, juga tidak menghasilkan manfaat duniawi (materi)

Padahal diakhirat nanti, temen no.7 inilah yg akan diberi SYAFAAT utk membantumu masuk ke dalam surgaNYA. Pertemanan dan persahabatan yang dilandaskan karena الله

(QS 49:10).

Apabila penghuni surga tdk menemui teman di dunianya, lalu bertanya kepada الله SWT :

"Yaa Rabb...kami tidak melihat sahabatku yang sewaktu di dunia, shalat bersama kami, puasa bersama kami dan berjuang bersama kami."

Maka  الله SWT berseru  :
"Pergilah ke neraka, lalu keluarkan sahabatmu yang di hatinya ada iman walaupun hanya sebesar dzarrah."

(HR Ibnu Mubarokh)

Semoga Pertemanan Kita  adalah pertemanan Hubban_Iil imaan yaitu teman yg suka saling Mengingatkan dan Mengajak selalu Ke jalan الله SWT

Semoga الله SWT bisa mengumpulkn kita di akhirat di dalam Surga atas Ridho dan Rahmat dari Nya

آمين يارب العالمين

~ Anonim

#Salambermanfaat

Selasa, 08 Januari 2019

Tentang Kita

Doc Jan 2019 

Hidup bukan hanya tentang aku, tetapi juga tentang kita dan mereka. Hidup itu juga tentang orgtuamu, tentang keluargamu, tentang orang-orang sekitarmu, tentang negerimu dan tentang agamamu.
Buat apa kita ada, kalau keberadaan kita tidak bermanfaat bagi orang lain dan manfaatnya tidak dirasakan oleh mereka.

Hidupmu dikatakan hebat kalau kau bisa menghebatkan orang-orang yang lemah.
Doa mereka tiada bersekat, oleh karena itulah kau harus mendekatnya.
Kebahagiaan didalam dirimu, itu ada didalam hati dan pikiranmu.
Sementara diluar dirimu, kebahagiaan itu ada tatkala kau dekat dengan orang-orang yg perlu kau berdayakan.

Martabatmu bukan ditentukan oleh banyaknya sertifikat dan bintang jasa di pundak dan dadamu.
Tetapi ditentukan oleh seberapa kuat namamu ada di hati orang-orang di sekitarmu.
Pujian sejati, bukanlah dalam bentuk gemuruh tepuk tangan tiada henti.
Tetapi justru ada didalam hati, ia keluar dalam bentuk doa di saat-saat sepi.

Jika ingin bahagia, maka bahagiakan orang lain.
Jika ingin sukses, maka sukseskan orang lain.

Rasulullah SAW bersabda: "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia"
(HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni)

Allah berfirman: "Jika kalian berbuat baik, sesungguhnya kalian berbuat baik bagi diri kalian sendiri" (QS. Al-Isra:7)

Semoga kita bisa memperbaiki ibadah kita sesuai perintah Allah dan menjauhi laranganNya, dan terus istiqomah bertutur kata, berfikir dan berbuat baik dan benar.

Semoga kita menjadi lebih baik dan lebih bermanfaat.
Robbana Taqobbal Minna
Ya Allah terimalah dari kami (amalan kami), aamiin

~ Bukan Buih - SMART

#salambermanfaat

Kamis, 06 Desember 2018

Berdamai Dengan Hati

Doc Masjid Sumbar


Damai lah hati,

Sungguh mengajari hati berbaik sangka itu indah..

Cara Allah menyayangimu bukan dengan meringankan masalahmu,

Tapi dengan menguatkan jiwamu sehingga sehebat apapun masalahmu kau tetap bertahan dan tak menyerah..

Cara Allah menyayangimu bukan dengan mengurangi beban yang kau pikul,

Tapi dengan mengokohkan pundakmu,sehingga kau mampu memikul amanah yang lebih besar kepadamu..?

Cara Allah menyayangimu mungkin tidak dengan memudahkan jalanmu menuju sukses,

Tapi dengan kesulitan yang kelak baru kau sadari bahwa kesulitan itu yang akan membuatmu semakin berkesan dan istimewa..

Hidup itu perlu masalah supaya kita punya kekuatan,

Perlu pengorbanan supaya kita tahu cara bekerja keras..

Perlu air mata supaya kita tahu merendahkan hati,

Perlu dicela supaya kita tahu bagaimana cara menghargai,

Perlu diuji supaya kita tahu mengucap syukur,

Beberapa luka tidak diciptakan untuk sembuh,tidak pula untuk menetap..

Jika ia berakhir dengan ke IKHLASAN,ia akan lahir menjadi cahaya yang itu adalah hadiah terindah dari Allah..

Berbahagialah pada takdir dengan penerimaan yang tulus,

Sesungguhnya mengajari hati berbaik sangka itu Indah..

Damailah Hati.

~ Anonim

#salambermanfaat

Selasa, 20 November 2018

STOP MENGELUH, PERBANYAK BERSYUKUR !

Doc. Mate Ie 



" JANGAN MENGELUH..
KARENA SATU KELUHAN AKAN MENUTUP MATA HATI ATAS JUTAAN NIKMAT YANG SUDAH KITA TERIMA
 " 


Sedih gak jelas..
Mellow ga jelas..

Merasa beban dan ujian begitu berat..

Merasa kitalah yang paling berat ujiannya..

Padahal cinta Allah buat hamba-Nya tidak sedikit,

Padahal nikmat Allah buat kita tidak pernah habis..

Stop Galau..
Stop Merasa Allah Tidak Adil..

Justru kitalah yang kurang lapang hati,
Kitalah yang tidak pernah bisa bersyukur,

Sayang dan kasih Allah itu tidak terbilang..

Belajarlah untuk tetap tersenyum ketika terluka,
Tetap memaafkan ketika kecewa,

Agar kita bisa menjadi hamba yang pandai bersyukur..

Ingatlah bahwa janji-janji Allah itu nyata dan akan indah pada waktu yang tepat menurutNya..

Masih adakah hamdalah di lisan kita ??

Sekedar mengucap saja.. adakah ?

Atau tersebut saja tak pernah..

Bagaimana isi hati kita ?
Tertanamkah lintasan syukur ?
Hanya lintasan.. atau terfikirpun tidak ??

Jika kita sadar betapa tiap detail apapun yang Allah beri mengandung syukur..

Mungkin tak cukup hamdalah itu terucap tiap detiknya sepanjang masa..

Maka Allah mengizinkan kita mengingatNya melalui 33 kali ucapan hamdalah di setiap waktu sholat..

Mudah memang..
Namun berat bagi hati yang berkarat..

Astaghfirullahaladzim..

Ingat..
Jangan mengeluh..

Karena satu keluhan akan menutup mata hati atas jutaan nikmat yang selalu kita terima dari-Nya..

Jika kita selalu ikhlas pada sesuatu yang mengecewakan hati kita,

Maka percayalah Allah akan menggantikan kekecewaan itu dengan sesuatu yang tidak disangka-sangka..

Ketika kita merasa lelah,
Jangan menyerah mungkin Allah akan tunjukkan saatnya waktu yang tepat,

Sedikit lagi,sedikit lagi dan sedikit lagi kamu akan mencapai apa yang kamu inginkan..

Ingat selalu akan tujuan utama kita,

Cukup yakin,percaya,dan tawakal,
Langitkan terus melalui doa-doa..

Allah yang akan kabulkan semua permohonan kita..


~ Smart 151
#Salambermanfaat

Kamis, 23 Agustus 2018

Kehilangan Diri Sendiri ( Fenomena Pemuda Zaman Now )

Doc. Mesjid Tua Minangkabau-Pariangan
Perjalanan terberat dalam hidup adalah menemukan diri sendiri. Perjalanan terkelam dalam hidup adalah kehilangan diri sendiri. Perjalanan hidup paling membahagiakan dan penuh syukur adalah menemukan kembali diri sendiri.

***



Halo sobat cendekia,

Kali ini admin akan berbagi cerita tantang fenomena yang merupakan “Siklus Kehidupan” sering terjadi dan dihadapi oleh manusia se-usia kita saat ini khususnya pemuda ( 20 – 25 Tahun ). Dimana pemuda kita saat ini sering merasa “ Galau ” atau seperti sebagian dari kita merasa tidak bermakna, sebagian yang lain mungkin sedang “ kehilangan dirinya sendiri ” seperti pengalaman yang penulis pernah rasakan sendiri.

Memang sejatinya dalam perjalanan hidup kita saat ini ( Pemuda ) selalu dihadapkan pada berbagai krisis sebagai tanggung jawab menuju  perkembangan menjadi manusia dewasa. Dalam perjalanan menuju kedewasaan, ada kalanya kita sampai pada masa-masa yang penuh konflik ketika keinginan dan relita tidak sejalan, ketika keinginan kita bertentangan dengan harapan orang-orang yang merasa dirinya lebih tahu dari pada diri kita sendiri.

Sebagai contoh ketika lulus kuliah dan belum memiliki prospek kerja, sudah memiliki pekerjaan namun merasa tidak sesuai kenginan kita, gagal dalam suatu wawancara pekerjaan, dikhianati teman dekat, patah hati ( karena di tekong misalnya ;D) , merugi dalam suatu bisnis, baru saja mengalami perceraian usia muda ( Maaf ) dan hal lainnya yang menyumbang kecemasan dan rasa frustasi kita sehari-hari bisa menjadi penyebab kita kehilangan diri sendiri sehingga menimbulkan kekacauan dalam pikiran kita ( Galau )

Lazimnya kita hanya menjalani hidup based on what most people do. Meskipun pada akhirnya, mulai timbul berbagai pertanyaan yang belum ada jawabnya di otak dan benak kita sendiri, seperti “mau jadi apa saya?”, “mau kemana sih jalan hidup saya?”, “mau kapan nikah?” dan sebagainya. Setiap pertanyaan muncul rutin satu per satu dalam setiap jamnya. Sementara, jawaban dari setiap pertanyaan tersebut hanya “saya nggak tau”

Kehilangan diri sendiri, seringkali membuat kita mempertanyakan kembali apa, siapa, dan mau kemana diri kita ini. Namun, yang kita temukan hanyalah diri kita yang lemah tak berdaya, terdegradasi dari himpitan dan kerasnya hidup. Kita bukan apa-apa, hanya seonggok manusia yang tidak berarti di luasnya galaksi ini. Kita merasa sedih, cemas, bimbang, tidak tahu akan berbuat apa, menyalahkan diri sendiri atas pilihan-pilihan hidup yang telah kita ambil, dan akhirnya kita kehilangan kendali atas diri sendiri. Kita kehilangan arah kehilangan diri kita sendiri. Kita berubah menjadi seseorang yang sama sekali tidak kita kenal, bahkan kita kehilangan jati diri.


Padahal jika kita meluangkan waktu sejenak untuk mengevaluasi diri kita kembali dengan bijak, mengapa hal ini bisa terjadi dalam diri kita? Ternyata semua terjadi memang pada fase-fase hidup dengan kondisi usia dan kehidupan saat ini yang sedang kita jalani sebagai seorang pemuda.


***

Setelah sekian lama saya bergulat  untuk mencari diri sendiri yang hilang akhirnya, saya menemukan salah satu artikel yang menjelaskan tentang fenomena yang saya alami, yakni quarter life crisis. Quarter life crisis (QLC)  adalah masa-masa yang saya ceritakan di awal tadi. Menurut The Guardian yang saya kutip dari Forbes, 85% milenial (tahun kelahiran 1980-2000) mengalami hal serupa di usia 20-30 tahun. Mereka mulai menanyakan tentang diri mereka, menanyakan tentang “apa yang sebenarnya dicari dalam kehidupan ini?” Mulai sering kecewa pada diri sendiri dan sebagainya.


Sejatinya, QLC bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, melainkan sesuatu yang harus dipahami dan dipelajari. QLC ini terasa seperti alarm, tanda bahwa kita sudah dewasa. Setidaknya dewasa awal. Seperti saya yang bertemu dengan QLC saya dan berjalan menuju arah keluar dari QLC saya dengan berbagai cara. Saya mengangap jalan terbaik untuk keluar dari fase ini adalah mengenal diri. Saya mencoba berpikir deduktif-induktif. Dari segala macam cara yang saya lakukan, saya menganggap pangkal dari cara-cara tersebut adalah “seberapa besar saya mengenal diri saya”. Bagi saya hal itu akan membantu kita keluar dari QLC ini.


***

Sejatinya setiap orang pada dasarnya unik, dilahirkan dengan masalah nya masing-masing, maka saya yakin pasti cara yang bisa dipilih untuk keluar dari QLC ini jelas beragam. Kita bisa menemukan terapi kita sendiri kalau kita berhasil mengenal diri kita sendiri.

Pahamilah ketika kita sedang mengalami fase quarter life crisis. Memahami diri kita sendiri pada fase itu merupakan sebuah kabijaksaan dalam menemukan diri kita  yang telah hilang.

~ Prawira

#Salam bermanfaat


*Diolah dari berbagai sumber