Selasa, 08 Mei 2018

"Whiner or Winner"

Doc. Palipi

Mungkin ada di antara kita yang tidak mengenal Jean-Dominique Bauby. Ia pemimpin redaksi majalah Perancis 'Elle'. Tahun 1996 ia meninggal pada usia 45 tahun setelah menyelesaikan memoar yang "ditulisnya" secara istimewa dan diberinya judul Le Scaphandre et le Papillon (The Bubble and the Butterfly), yang mengisahkan tentang sang pemimpin redaksi itu.

Pada 1995 Jean terkena stroke yang menyebabkan seluruh tubuhnya lumpuh. Ia mengalami apa yang disebut 'locked-in syndrome', kelumpuhan total yang ia sebut 'seperti pikiran di dalam botol'. Memang Jean masih bisa berpikir jernih tetapi sama sekali tidak bisa berbicara maupun bergerak. Satu-satunya otot yang masih dapat diperintahnya adalah kelopak mata kiri. Jadi itulah caranya berkomunikasi dengan para perawatnya, dokter rumah sakit, keluarga dan teman-temannya.

Mereka menunjukkan huruf demi huruf dan si Jean akan berkedip bila huruf yang ditunjukkan adalah yang dipilihnya. 'Bukan main', kata setiap orang yang membaca kisahnya.

Buat kita, kegiatan menulis mungkin sepele dan menjadi hal yang biasa. Namun, kalau kita disuruh menulis dengan cara si Jean, barangkali kita harus menangis dulu berhari-hari.

Betapa mengagumkan tekad dan semangat hidup si Jean untuk tetap menulis dan membagikan kisah hidupnya yang begitu luar biasa. Ia meninggal 3 hari setelah bukunya diterbitkan.

Nah, berapa pun problem dan stress hidup kita, tiada artinya jika dibandingkan dengan problem si Jean.

Dalam memoarnya ia menulis: 'Aku akan jadi orang paling bahagia di dunia ini, jika aku bisa menelan ludahku saja'. Bisa dibayangkan, menelan ludah pun ia tak mampu, sementara banyak orang yang masih bisa makan bakmi dsb, mengeluh setiap hari, sepanjang tahun.

Apa lagi yang dikerjakan Jean dalam kelumpuhan totalnya selain menulis buku ? Ia mendirikan asosiasi penderita 'locked-in syndrome' untuk membantu keluarga penderita. Ia juga menjadi 'bintang film' sebagai pemeran utama dalam film yang dibuat TV Perancis yang menceritakan kisah Jean. Ia merencanakan untuk menulis, menulis dan menulis buku selanjutnya. Pokoknya ia hidup 'to celebrate life, to do something good for others'. (rayakan hidup ini, dengan melakukan kebaikan bagi orang lain)

Adakah arti kisah nyata si Jean buat kita ? Betapa pun dahsyat masalah  kita saat ini, stress berat, konflik batin dengan diri sendiri maupun orang lain, tak bahagia dengan pasangan, kebutuhan hidup tak terpenuhi, baru saja di-PHK dst, saya yakin kita masih bisa menelan ludah bukan ?

Mari, kita jangan terus menjadi whiner (pengeluh abadi), melainkan jadi winner (pemenang) atas kehidupan ini.

Bersukacitalah senantiasa. Tetaplah berdoa. Mengucap syukurlah dalam segala hal

Ketika aku tersenyum bukan berarti hidupku sempurna.
Aku hanya mensyukuri apa yg aku punya dan apa yg telah Tuhan berikan untukku.

Selalu Bersyukur
Setiap hari

Alhamdulillah

 ~Dr. Mardani Ali Sera

#salambermanfaat

Senin, 12 Maret 2018

JANGAN BERHENTI DI TENGAH BADAI

Doc.Badai Mt Sibayak

Seorang anak mengemudikan mobilnya bersama ibunya. Setelah beberapa puluh kilometer, tiba² awan hitam datang bersama angin kencang. Langit jadi gelap. Beberapa kendaraan mulai menepi & berhenti.

“Bagaimana, Bu? Kita berhenti?”, si anak bertanya.
“Teruslah.. !”, kata Ibu.

Anaknya tetap menjalankan mobil. Langit makin gelap, angin bertiup kencang. Hujan pun turun.
Beberap pohon bertumbangan, bahkan ada yg diterbangkan angin. Suasana sangat menakutkan. Terlihat kendaraan² besar jg mulai menepi & berhenti.

“Bu....?"
“Teruslah mengemudi !!” kata Ibu sambil terus melihat ke depan.

Anaknya tetap mengemudi dengan bersusah payah.
Hujan lebat menghalangi pandangan hanya berjarak beberapa meter saja.
Si Anak mulai takut.
Namun tetap mengemudi walaupun sgt perlahan.

Setelah melewati beberapa kilo meter ke depan, dirasakan hujan mulai mereda & angin mulai berkurang. Setelah beberapa kilometer lagi, sampailah mereka pada daerah yang kering & matahari bersinar.

“Silahkan berhenti & keluarlah”, kata Ibu
“Kenapa sekarang ?”, tanya-nya.
“Agar kau bisa melihat seandainya berhenti di tengah badai”.

Si Anak berhenti & keluar. Dia melihat jauh di belakang sana badai masih berlangsung. Dia membayangkan orang² yg terjebak
disana. Dia baru mengerti bahawa jangaan pernah berhenti ditengah badai karena akan terjebak dlaam ketidak pastian.

Jika kita sedang menghadapi “badai” kehidupan, teruslah  berjalan, jangan berhenti & putus asa karena kita akan tenggelam dalam keadaan yg terasa menakutkan.
Lakukan  saja apa yangg dapat kita lakukan & yakinkan diri bahwa badai pasti berlalu.

Kita tidak akan pernah berhenti tetapi maju terus.
Karena kita yakin bahwa di depan sana kepastian & kesuksesan ada untuk kita

HIDUP TAK SELAMANYA BERJALAN MULUS!!!

Butuh batu kerikil supaya kita BERHATI-HATI
Butuh semak berduri supaya kita WASPADA
Butuh persimpangan supaya kita BIJAKSANA dalam MEMILIH
Butuh petunjuk jalan supaya kita punya HARAPAN tentang arah masa depan
Hidup butuh masalah  supaya kita tahu kita punya KEKUATAN
Butuh Pengorbanan supaya kita tahu cara KERJA CERDAS
Butuh air mata supaya kita tahu MERENDAHKAN HATI
Butuh dicela supaya kita tahu bagaimana cara MENGHARGAI
Butuh tertawa & senyum supaya kita tahu MENGUCAPKAN SYUKUR
Butuh orang lain supaya kita tahu kita tidak SENDIRI

Jangan selesaikan malsalah dengan mengeluh, berkeluh kesah & marah, selesaikan saja dengan sabar, bersyukur & jangan lupa tersenyum

Teruslah melangkah walau mendapat rintangan, jangan takut. Saat tidak ada lagi tembok uutuk bersandar, masih ada lantai untuk bersujud

Perbuatan baik yang paling sempurna adalah perbuatan baik yg tidak terlihat. Namun, dapat dirasakan hingga jauh ke dalam relung hati.

Jangan menghitung apa yang hilang, namun hitunglah apa yang tersisa
Sekecil apapun penghasilan kita, pasti akan cukup bila digunakan utk kebutuhan hidup. Sebesar apapun penghasilan kita, pasti akan kurang bila digunakan untuk gaya hidup

Tidak selamanya kata-kata yang indah itu benar, juga tidak selamanya kata-kata yang menyakitkan itu salah . Hidup ini terlalu singkat, maafkan  mereka yg menyakitimu, sayangi mereka yg peduli padamu

#Semoga bermanfaat !! 😊

By - @daienzkhan

Senin, 05 Maret 2018

Deteksi Dini Kadar Kesombongan

Doc. Istana Baso Pagaruyung

Seorang pria yang bertamu di rumah Ustadz tertegun keheranan. Dia melihat sang Ustadz sedang sibuk bekerja sendiri menyikat lantai rumahnya sampai bersih.

Pria itu bertanya:
“Apa yang sedang Anda lakukan Ustadz?”.

Ustadz menjawab:
“Tadi saya kedatangan tamu yang meminta nasehat. Saya berikan banyak nasehat yang bermanfaat. Namun, setelah tamu itu pulang saya merasa jadi orang Hebat. Kesombongan saya mulai muncul. Oleh karena itu, saya lakukan PEKERJAAN INI untuk membunuh perasaan SOMBONG.”

SOMBONG adalah PENYAKIT HATI yang sering menghinggapi kita semua. Siapa saja dan apapun statusnya; orang awam atau da'i atau ustadz/ulama, bisa dihinggapi oleh penyakit sombong.
benih-benihnya kerap muncul tanpa kita sadari.

Ditingkat ke-1 :
SOMBONG disebabkan oleh FAKTOR MATERI, di mana kita merasa :
~ Lebih kaya,
~ Lebih berkuasa,
~ Lebih tinggi jabatan,
~ Lebih rupawan, &
~ Lebih terhormat daripada orang lain.

Ditingkat ke-2 :
SOMBONG disebabkan oleh FAKTOR KECERDASAN, kita merasa :
~ Lebih rajin
~ Lebih pintar
~ Lebih kompeten
~ Lebih berpengalaman
~ Lebih berwawasan dibandingkan orang lain.

Ditingkat ke-3 :
SOMBONG disebabkan oleh FAKTOR KEBAIKAN, kita sering menganggap diri:
~ Lebih bermoral
~ Lebih pemurah
~ Lebih banyak amalnya
~ Lebih bersemangat berjuang dan beribadah
~ Lebih banyak kontribusinya untuk umat
~ Lebih besar dari orang lain berdasarkan apa yang sudah dicapai, seraya meremehkan orang lain dengan menganggapnya orang kecil
~ Lebih tulus dibandingkan dengan orang lain

Yang menarik adalah Semakin Tinggi tingkat KESOMBONGAN kita,semakin sulit pula kita mendeteksinya.
SOMBONG karena MATERI mudah terlihat. Namun, SOMBONG  karena PENGETAHUAN , apalagi SOMBONG karena KEBAIKAN, SULIT TERDETEKSI. Karena, seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam bathin kita.

Cobalah setiap hari, kita INTROSPEKSI diri kita.  Kadang kita butuh orang lain untuk mengintrospeksi diri, kita butuh kritikan dan masukan orang lain.
Sadarilah... bahwa setiap hal yang baik & yang bisa kita lakukan hendaklah kita banyak-banyak bersyukur pada NYA.  Karena, semua itu adalah "ANUGERAH ALLAH"
KESOMBONGAN hanya akan membawa kita pada KEJATUHAN yang mendalam.
KESOMBONGAN ADALAH SIFAT IBLIS yang TERKUTUK.

Tetaplah BERSABAR dan RENDAH HATI
Terkadang orang yang kita hadapi ternyata lebih hebat dari kita di mata Allah..
Yuk perbanyak isthigfar.

Semoga kita termasuk dalam orang-orang yang terhindar dari kesombongan dan termasuk dalam orang-orang yang bersabar memperoleh petunjuk dan keridhoan Allah.... Aamiin Allahumma Aamiin

آمين...وصلى الله على محمد وعلى اله وصحبه أجمعين


#Salam Bermanfaat

Kamis, 15 Februari 2018

Apa Itu Cinta?

Doc.PLTD Apung


Cinta ....adalah Ali,ketika dia berbaring tidur menggantikan Rasululloh di kasurnya ,padahal dia tahu bahwa sekelompok orang kafir telah berkumpul untuk membunuh Rasululloh ,dia juga tahu bahwa dia mungkin saja tewas dikasur yang sama !!

Cinta ...adalah Bilal,Ketika dia tidak lagi mengumandangkan Adzan setelah wafatnya Rasululloh ,lalu atas perintah umar ,bilal mengumandangkan adzan lagi,saat penaklukan baitul Maqdis .
Tidak pernah tangisan itu terlihat begitu membahana sebelumnya ,pada detik detik bilal mengucapkan
"Asyhadu anna muhammadar Rasulullaah "

Cinta ....
Adalah abu bakar yang mengatakan "Saat kami berhijrah ,aku heran dengan munculnya susu yang tercampur air,lalu aku berikan susu tersebut kepada Rasululloh ,dan aku katakan "minumlah wahai Rasulullah "
Abu bakar mengatakan "Maka Rasulullah pun minum sehingga hilanglah dahagaku "(Rasulullah yang minum,abu bakar yang hilang dahaganya )

Cinta,,,adalah zubair yang mendengar kabar terbunuhnya Rasulullah ,lalu dia pun keluar dengan nenyerat pedangnya dijalan jalan kota mekkah ,padahal usianya baru 15 th .Agar pedangnya menjadi pedang pertama yang terhunus dalam sejarah islam .

Cinta ....adalah Rabi'ah bin ka'b saat Rasulullah bertanya kepadanya 'apa yang kamu butuhkan ?Rabi'ah pun menjawab "Aku meminta agar aku bisa mendampingimu di surga .

Cinta..adalah Tsauban ketika Rasulullah bertanya kepadanya "Apa yang membuat warna (wajahmu )berubah ?lalu Tsauban menjawab,"aku tidak sakit dan terluka ,hanya saja jika aku tidak melihatmu aku menjadi sangat merindu kesepian sampai aku bertemu denganmu "

Cinta,,,adalah ketika abu bakar as shiddiq berkata kepada Rasulullah sebelum memasuki gua (Tsur )"Demi Allah ,janganlah engkau masuk sampai aku masuk terlebih dahulu ,jika ada sesuatu didalam gua ini maka akulah yang terkena duluan ,bukan engkau "

Cinta ....adalah abu bakar yang menangisi Rasulullah ketika tampak tanda tanda kewafatannya telah dekat,lalu Rasulullah menenangkannya "Janganlah kamu menangisi !Jika saja aku boleh menjadikan seseorang terkasih dari golongan manusia, aku pasti menjadikanmu (abu bakar )sebagai kekasihku ".

#salambermanfaat

Rabu, 31 Januari 2018

Manisnya Sebuah Masalah


Doc. Mt. Marapi 

* Benarkah ketika kita dapat masalah kita mudah dekat dengan Allah ?
* Benarkah kita tanda tanya besar kenapa si masalah ini bisa terjadi !
* Kenapa harus saya orang nya menghadapi masalah ini
* Kapan semua ini akan berakhir !
* Saya gak sanggup , Rabbi bantu saya menyelesaikan ini semua
* Bukan saya yang salah kok jadi salah pahan gini
Dan masih banyak lagi

Asal kita tahu , kalau bukan karena masalah dengan cara apa agar kita dekat dengan-Nya.

Kalau kita lagi happy , banyak uang , banyak waktu pernahkan kita jarang ingat dengan ALLAH . Pernah ! Paling ingatnya sekali dua kali.

ALLAH kasih kita nikmatNya gk sekali atau dua kali bahkan beribuan kali tapi toh ya kok dikasih masalah dikit langsung ngeluh.

Ketika kita mulai mengeluh kita selalu curhatnya ke ALLAH. Berarti perlu digaris besarin betapa manisnya sebuah MASALAH.
Renungkan bersama betapa lembut nya hati ketika sudah menangis dan ketika hati yang tulus memohon padanya sampai dada merasa sesak dan air mata mulai berniaga begitu lah ALLAH sangat merindukan hambaNya dan teramat manisnya kedekatan kita dengan ALLAH dari sebuah masalah. yah... Nikmati saja masalah itu pahami dan berlapang dadalah dan suatu saat jika tak ada masalah hati akan bertanya kemana masalah yang biasa kuhadapi . jiwa yang kuat juga berasal dari hati yang lemah. Engkau akan pahami sendiri betapa manisnya sebuah masalah. Petik ibroh nya jangan biarkan angin menghembusnya jika tangan kita bisa menggenggam kembali.

Manisnya sebuah masalah kehidupan sejauh mana kita bisa mengejar RidhoNya dan bersahabat baik untuk menjadikan kedepan menjadi lebih baik.

Jangan tenggelam dalam kepedihan
Bangkitlah dengan tumpuan yang gagah
Karena Cukup ALLAH bagi kita

~DRT

#salambermanfaat

Selasa, 30 Januari 2018

Koin Penyok - Mengajarkan Bersyukur

Doc. Lampuuk Beach

Seorang lelaki berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa.
Kondisi keuangan morat-marit.
Saat menyusuri jalanan sepi, kakinya terantuk sesuatu.

Ia membungkuk dan menggerutu kecewa.

"Uh, hanya sebuah koin kuno yang sudah penyok".

Meskipun begitu ia membawa koin itu ke bank.

"Sebaiknya koin ini dibawa ke kolektor uang kuno",
kata teller itu memberi saran.

Lelaki itu membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali, koinnya dihargai Rp.500 ribu.

Lelaki itu begitu senang.

Saat lewat toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu obral. Dia pun membeli kayu seharga Rp. 500 ribu untuk membuat rak buat istrinya.
Dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang.

Di tengah perjalanan dia melewati tempat pengerajin mebel.
Mata pemilik bengkel mebel sudah terlatih melihat kayu bermutu yang dipanggul lelaki itu.
Dia menawarkan lemari Rp. 2 juta untuk menukar kayu itu.
Setelah setuju, dia meminjam gerobak untuk membawa pulang lemari itu.

Dalam perjalanan lelaki tersebut melewati perumahan.
Seorang wanita melihat lemari yang indah itu dan menawarnya Rp. 10 juta. Dia ragu-ragu.
Si wanita pun menaikkan tawarannya menjadi Rp. 12 juta. Lelaki itupun setuju.

Saat sampai di pintu desa, dia ingin memastikan uangnya.
Ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai Rp. 12 juta.

Tiba-tiba seorang perampok datang, mengacungkan belati, merampas uang itu, lalu kabur.
Istrinya kebetulan melihat dan berlari mendekati suaminya dan bertanya,

"Apa yang terjadi?"
"Engkau baik-baik saja kan? Apa yang diambil perampok tadi?"

Lelaki itu mengangkat bahunya dan berkata,
"Oh bukan apa-apa.
Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi".

Bila kita sadar, kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan?

Sebaliknya, sepatutnya kita bersyukur atas segala yang telah kita miliki, karena ketika datang & pergi kita tidak membawa apa-apa.

Menderita karena melekat. Bahagia karena melepas.

Karena demikian lah hakikat sejatinya kehidupan, apa yang sebenarnya yang kita punya dalam hidup ini?

Tidak ada, karena bahkan napas saja bukan kepunyaan kita dan tidak bisa kita genggam selamanya.

Saat kehilangan sesuatu, kembalilah ingat bahwa sesungguhnya kita tidak punya apa-apa.

Jadi "kehilangan" itu tidak lah nyata dan tidak akan pernah menyakitkan.

Kehilangan hanya sebuah tipuan pikiran yang penuh dengan ke-"aku"-an.

Ke "aku" an itu lah yang membuat kita menderita.

Rumah ku, harta ku, istri ku, suami ku, anak ku, semuanya bukan milik ku.
Kita lahir tidak membawa apa-apa, meninggal pun sendiri, tidak bawa apa-apa dan tidak ngajak siapa-siapa.

Sesungguhnya semua milik Allah dan sesungguhnya semua akan kembali kepada Allah.

(QS. al-Baqarah 2:155-157)

#salam bermanfaat

Kamis, 18 Januari 2018

8 JENIS REZEKI DARI ALLAH

Doc.Kuta Cane


1.Rezeki Yang Telah Dijamin.

‎وَمَا مِن دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إِلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا وَيَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا كُلٌّ فِي كِتَابٍ مُّبِينٍ
"Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya."
(Surah Hud : 6).

2. Rezeki Karena Usaha.

‎وَأَن لَّيْسَ لِلْإِنسَانِ إِلَّا مَا سَعَى
"Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya."
(Surah An-Najm : 39).

3. Rezeki Karena Bersyukur.

‎لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu."
(Surah Ibrahim : 7).

4. Rezeki Tak Terduga.

‎وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا( ) وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ
"Barangsiapa yang bertakwa kepada ALLAH nescaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya."
(Surah At-Thalaq : 2-3).

5. Rezeki Karena Istighfar.

‎فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا ( ) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُم مِّدْرَارًا
"Beristighfarlah kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan memperbanyak harta.”
(Surah Nuh : 10-11).

6. Rezeki Karena Menikah.

‎وَأَنكِحُوا الْأَيَامَىٰ مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاءَ يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ
"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak dari hamba sahayamu baik laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, maka ALLAH akan memberikan kecukupan kepada mereka dengan kurnia-Nya."
(Surah An-Nur : 32).

7. Rezeki Karena Anak.

‎وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ نَّحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ
"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.”
(Surah Al-Israa' : 31).

8. Rezeki Karena Sedekah

‎مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً
“Siapakah yang mahu memberi pinjaman kepada ALLAH, pinjaman yang baik (infak & sedekah), maka ALLAH akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipatan yang banyak.”
(Surah Al-Baqarah : 245).

#Salam Bermanfaat